Rawatlah Alat-Alat Laboratorium Dengan Cara Rutin Membersihkannya
Rak corong pisah
Rak Corong Pisah
Juni 7, 2018
membersihkan alat glassware
Cara Membersihkan Alat Glassware Laboratorium
Juni 25, 2018

Rawatlah Alat-Alat Laboratorium Dengan Cara Rutin Membersihkannya

Rawatlah Alat-alat Laboratorium Dengan Cara Rutin Membersihkannya

Rawatlah Alat-alat Laboratorium Dengan Cara Rutin Membersihkannya
Alat-alat laboratorium memang mempunyai daya penggunaan yang tinggi. Alat-alat tersebut bukan sembarang digunakan, apalagi jika kebutuhan penelitian semakin meningkat, maka keperluan alat-alat ini semakian sering digunakan dan kebersihannya harus benar-benar higienis. Menanggapi perihal tersebut, terdapat tata cara dalam membersihkan beragam alat laboratorium. Cara nya pun bukan sembarang membersihkannya. Melainkan harus dibersihkan dengan cara yang benar dan tentu sesuai dengan jenis alatnya. Karena setiap laboratorium pasti memiliki prosedur yang khusus untuk memberlakukan kebersihan alat-alatnya. Maka lakukanlah prosedur itu.

Banyak peralatan yang digunakan dalam laboratorium seperti peralatan gelas atau pun non gelas berupa bejana polyethylene, polypropylene dan teflon. Alat-alat tersebut merupakan bagian terpenting dalam kegiatan laboratorium. Kehati-hatian dalam proses pembersihan tentu sangat diperlukan guna membuat alat tersebut tetap bisa digunakan. Cara umumnya yaitu proses pembersihan harus dilakukan dengan segera setelah alat tersebut digunakan. Sebelum itu, buanglah bahan-bahan yang berbahaya seperti bahan korosif sebelum dibersihkan. Serta bersihkan dengan larutan asam kromat jika telah memakai residu organik, karena residu organik ini memerlukan perlakuan yang khusus dalam membersihkannya. Setelah itu peralatan harus dikeringkan ditempat yang benar-benar higienis, karena untuk menjauhkan peralatan dengan kemungkinan terkena debu atau bahan yang lainnya.

Selain dengan cara umum membersihkan peralatan, adapula cara membersihkan alat-alat tersebut dengan cara khusus. Cara ini tergantung dengan jenis alat itu sendiri. Seperti Glassware. Prosedur pembersihan glassware juga terdapat beberapa macam, karena glassware memiliki beragam jenis. Namun pada umumnya, karena penggunaan glassware itu hampir sama, maka cara membersihkannya pun tidak jauh beda. Kita ambil salah satu contohnya yaitu dalam membersihkan gelas borosilikat. Gelas borosilikat memiliki banyak asam dengan pertahanan yang sempurna kecuali asam hidrofolat.

Dari asam tersebut memiliki larutan basa yang kuat yang akan mempengaruhi gelas, inilah yang menyebabkan kenapa detergen yang dilarutkan tidak boleh lebih dari 2%. Karena untuk menghindari reaksi terhadap deterjen dalam jangka waktu yang panjang dan untuk menghindari pengeringan yang sama pada gelas. Untuk mencegah pengerasan residu pada glassware, maka glassware harus dibersihkan secepatnya. Dalam proses pembersihannya, idealnya glassware direndam dalam larutan organik untuk menghilangkan lemak, dan kemudian dibilias dengan air. Setelah itu, glassware dapat dibersihkan dengan mesin pencuci atau secara manual seperti biasanya.

Selain glassware, alat laboratorium non gelas yang sering digunakan adalah Timbangan. Walaupun alat ini terlihat seperti teruji kebersihannya karena penggunaannya yang tidak kontak langsung dengan larutan kimia seperti glassware, tapi tetap alat timbangan tersebut harus terjaga kebersihannya. Seperti yang kita ketahui, ruangan laboratorium mengharuskan suatu tempat yang memang harus steril, termasuk alat-alatnya. Oleh karena itu, daya kebersihan alat-alat yang digunakan harus tetap terjaga. Maka inilah cara membersihkan timbangan yang harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang diterapkan.

Seperti halnya glassware, kebersihan timbangan harus dicek segera setiap kali digunakan. Bagian sudut-sudut kecil dan bagian menimbang harus dibersihkan denga sikat, kain halus atau kain kertas tissue. Jangan lupa timbangan harus dimatikan terlebih dahulu untuk menghindari kerusakan. Karena piringan timbangan harus diangkat dan seluruh sudut timbangan bisa dibersihkan dengan pembersih seperti detergen yang lunak yang sudah tercampur dengan air dan ethanol/alkohol. Setelah itu tunggu timbangan sampai kering dan hidupkan kembali sampai suhunya hangat. Setelah cukup hangat cek kembali dengan menggunakan anak timbangan.

Selain glassware dan timbangan, satu alat lagi yang sering digunakan dalam laboratorium, yaitu Thermostat atau alat pengatur panas air. Sebenarnya metode pembersihan thermostat ini tidak dijelaskan lebih rinci tentang prosedurnya. Namun perbersihan yang dibutuhkan pada perawatan thermostat, seperti membersihkan sudut atau baling-baling roda yang berputar dilakukan oleh operator laboratorium sesuai dengan petunjuk pabrik. Itu berarti, ada semacam bidang khusus untuk membersihkan alat ini yang telah mengetahi prosedurnya. Tapi pada umumnya, pembersihan thermostat dilakukan dengan cara sederhana dan tidak jauh berbeda dengan perawatan alat laboratorium lainnya.

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *