Rekomendasi Alat Pengujian Ventilasi Berdasarkan Jenisnya Disertai Kelebihannya
test kualitas air
5 Cara Kerja Alat Laboratorium Teknik Lingkungan yang Harus Diketahui Penggunaannya
November 20, 2021

Rekomendasi Alat Pengujian Ventilasi Berdasarkan Jenisnya Disertai Kelebihannya

Fluke 985 Particle Counter alat uji udara ventilasi

Manusia membutuhkan udara sebagai upaya bertahan hidup. Di era sekarang ini banyak pabrik besar, kendaraan bermotor, dan pembakaran hutan yang memperkeruh kualitas udara. Oleh karena itu diperlukan alat pengujian ventilasi. Yaitu alat yang mampu mendeteksi kualitas udara baik dalam ruangan, maupun luar ruangan dengan penyajian data.

Fluke 985 Particle Counter alat uji udara ventilasi

Jenis Alat Uji yang Bisa Digunakan Sebelum Melakukan Uji Ventilasi

Kualitas udara yang ada di sekitar dapat menentukan kualitas hidup dan kesehatan tubuh. Udara kotor dan berpolusi dapat mengganggu sistem pernapasan manusia. Dengan kata lain semakin besar risiko seseorang untuk menderita penyakit tumor dan kanker.

Salah satu cara mengetahui keadaan udara adalah melalui alat pengujian ventilasi. Pada umumnya digunakan untuk sebagai deteksi awal tingkat polutan di udara. Alat seperti ini banyak digunakan di kalangan industri dan bangunan sebagai kenyamanan penghuninya. Berikut berbagai macam alat ukur udara:

1. Menggunakan Lutron AQ-9901SD Air Quality Meter

Alat ini dapat mendeteksi udara yang tercemar bahkan bisa dikatakan sebagai alat pengujian. Beberapa zat yang dapat di deteksi diantaranya karbondioksida, senyawa organik yang mudah menguap dan random. Selain itu juga bisa digunakan sebagai indikator jamur dan bakteri di udara.

Kelebihan dari alat ini, yakni dengan keberadaan filter udara yang dapat menjangkau dalam ruangan bahkan bagunan. Sehingga udara yang dihasilkan menjadi lebih bersih, serta dinyatakan aman untuk kesehatan.

Hasil akhir dari penggunaan alat ini bisa dilihat dengan menggunakan Micrsoft Excel. Secara tidak langsung akan mempermudah pengguna dalam membuat laporan terhadap alat pengujian ventilasi udara satu ini.

2. Memanfaatkan Alat Fluke 985 Particle Counter untuk Uji Ventilasi

Tidak jauh berdeda dengan alat sebelumnya, kegunaanya juga untuk menguji ventilasi. Akan tetapi juga dilengkapi dengan kemampuan mendeteksi dengan tepat dan akurat. Alat ini memiliki kelebihan lainya diantaranya:

  • Memiliki bentuk yang sederhana dan ringan dipasang dimana saja. Dengan model yang sangat ringan ini, membuat Fluke bisa digunakan kemanapun bahkan ke ruang yang sempit.
  • Besarnya kapasitas penyimpanan mampu mencapai 10000 data.
  • Hasil akhir dari data akan bisa diakses melalui laptop, maupun kompter.

3. Menggunakan Fluke 925 Vane Anemometer

Alat yang sama digunakan untuk pengujian ventilasi dengan berbagai kelebihan lainya adalah Fluke 925 Van Anemometer. Sebenarnya memiliki peranan yang sama dalam menjalankan tugasnya, akan tetapi lebih memiliki spesifikasi khusus diantaranya:

  • Pengaturan alarm untuk mengetahui penggunaan batasan minimal dan maksimal, selain itu akan memberikan notifikasi batas yang berhasil dicapai.
  • Dapat memberikan penilaian terhadap kecepatan angin dengan satuan m/s (meter/detik).
  • Dilengkapi dengan sensor udara yang bisa menangkap aliran udara pada tempat yang sulit dicapai.

4. Fluke 971 Temperature Humidity Meter

Sebagai rekomendasi alat penguji terakhir, bisa dengan menggunakan Fluke 971 Temperature Humidity Meter. Jenis alat penguju ini tidak jauh berbeda, akan tetapi karena teknologinya dipribaharui membuat keluaran ini banyak dipilih. Kelebihan dari alat penguji Fluke 971 ini, diantaranya yaitu:

  • Memilki penyimpanan yang direkomendasikan.
  • Dilengkapi dengan sensor bawaan yang akan mendeteksi kapasitas penyimpanan apabila sudah penuh.
  • Baterai diatur seperti hp, jadi ketika mau habis akan memberikan sinyal pemberitahuan.

Karena maraknya aktivitas yang bisa memicu turunya kualitas udara. Oleh karena itu, perlu adanya peran penting dalam menjaganya. Seperti tidak melakukan tindakan yang akan menimbulkan polusi. Demikian informasi mengenai alat pengujian ventilasi yang bisa dipilih ketika mau melakukan pengujian. Semoga bermanfaat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *