Penutupan Pembangkit Listrik Tenaga Batubara dan Minyak di California Berpengaruh Pada Penurunan Angka Kelahiran Prematur
Conductivity Analyzer
Conductivity Analyzer
Mei 23, 2018
gelas kimia beker
Gelas Kimia / Beker
Mei 25, 2018

Penutupan Pembangkit Listrik Tenaga Batubara dan Minyak di California Berpengaruh Pada Penurunan Angka Kelahiran Prematur

area pabrik polusi udara cerobong asap pembangkit listrik tenaga fosil

area pabrik polusi udara cerobong asap pembangkit listrik tenaga fosil

Pabrik pembangkit listrik Batubara dan Minyak di California sejatinya digunakan untuk pembangkit listrik di daerah tertentu. Pembangkit listrik ini menggunakan batubara dan minyak sebagai tenaga untuk menghidupkan pasokan listrik agar memadai. Dari sisi lain, sebenarnya tujuannya positif, yaitu untuk mendapatkan sumber daya listrik yang tentunya disalurkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun dampak negatifnya, tentu menimbulkan polusi udara yang berat.

Limbah atau polusi udara ini sangat besar dan dirasakan oleh ibu-ibu yang sedang hamil, bayi, serta anak-anak lainnya. Pasalnya, limbah udara ini dapat menyebabkan kelahiran prematur, kecacatan pada bayi, menghambat laju pertumbuhan anak, serta anak akan mengalami tekanan darah yang tinggi. Tentu ini menjadi masalah yang serius mengingat tidak sedikit masyarakat yang mengalami hal serupa.

Kejadian ini bukan tanpa bukti, sebab para peneliti telah sukses meneliti tentang tingkat kelahiran para ibu yang tinggal di dekat pabrik dengan meneliti catatan berjumlah lebih dari 57.000 kelahiran. Peneliti tersebut melakukan penelitian 2 kali, yaitu; ketika pabrik batubara dan minyak masih beroperasi dan ketika pabrik sudah resmi ditutup. Penelitian ini telah dipublikasikan di American Journal of Epidemology, penelitian itu menemukan bahwa tingkat kelahiran prematur turun; dari 7% menjadi 5,1% setelah pembangkit listrik ditutup, antara tahun 2001 sampai 2011.

Di sisi lain, penelitian ini menambahkan bukti baru bahwa efek paparan dari polusi udara  sangat berbahaya pada anak-anak kecil, bahkan sebelum mereka lahir. “Walaupun sebetulnya kami lebih memikirkan tentang berapa besarnya dampak yang kami dapatkan, dan itu membuat kami kaget karena kami sudah mencari banyak analisis tambahan untuk membuat polusi tersebut hilang, tapi tidak berhasil.” Itulah yang dikatakan penulis utama Joan Casey, yang merupakan seorang rekan Post-Doctoral di UC Berkeley.

Pembangkit listrik bertenaga batu bara dan minyak menghasilkan pancaran polutan udara yang telah diketahui berdampak negatif pada kesehatan masyarakat, termasuk partikel halus (atau PM 2,5), nitrogen oksida, dioksida sulfur, benzena, timbal, dan merkuri. Para peneliti  menggunakan catatan kelahiran dari Departemen Kesehatan Masyarakat California, menemukan jumlah ibu yang tidak sedikit yang tinggal dalam jarak 5-10 km atau 10-20 km dari delapan pembangkit listrik.  Bagi para ibu yang tinggal paling jauh akan masuk ke dalam kelompok kontrol, karena potensi terkena polusi untuk mereka juga sangat besar.

Namun studi ini menemukan bahwa ibu yang tinggal hanya dalam jarak 5 km dari pembangkit listrik yang menggunakan tenaga batubara dan minyak, tentu mereka yang paling besar terpapar polusi udara, dan akibatnya mengalami penurunan signifikan dalam kelahiran prematur apabila ibu tersebut dalam kondisi mengandung seorang bayi. Tentu hal ini perlu penanganan lebih lanjut tentang kondisi tersebut.

Berikut peryantaan tentang penelitian di California, “Kami semua bernafas. Bahkan peningkatan kecil dalam kematian karena polusi udara memiliki dampak pada kesehatan populasi yang besar,” tulisnya. “Tentu saja, kita memerlukan listrik yang perlu mengeluarkan biaya dan manfaat untuk semua keputusan energi, tetapi pada titik tertentu kita harus mengakui bahwa kegagalan kita untuk menurunkan polusi udara mengakibatkan kematian dan cacat pada bayi atau anak-anak di Amerika.” pungkasnya.

Bagikan:

2 Comments

  1. Genji gaks berkata:

    Wah keren infonya , thnk udh upload min

  2. syukurlah bisa memperbaiki kturunan bagi orang sana gan. bisa lahir sehat itu anugrah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *