Pesan Direktur Eksekutif UNEP untuk Hari Ozon Sedunia 2020
kerumunan orang
Bagaimana Memberi Makan 10 Miliar Orang?
September 16, 2020
ekman bottom grab
Ekman Bottom Grab
September 16, 2020

Pesan Direktur Eksekutif UNEP untuk Hari Ozon Sedunia 2020

lapisan ozon bumi

lapisan ozon bumi

 

Inger Anderson, Direktur Eksekutif UNEP melalui akun Youtube official, menjelaskan bagaimana tanggapan global yang menentukan terhadap penipisan lapisan ozon telah menjadi model kerjasama internasional.

 

Hari ini di Hari Ozon Dunia, kami merayakan 35 tahun Konvensi Wina untuk perlindungan lapisan ozon.

Konvensi ini dan Protokol Montreal-nya menyatukan dunia untuk memangkas gas yang menciptakan lubang di lapisan ozon planet, yang sangat penting dalam melindungi kita dari radiasi UV yang mematikan. Model kerja sama internasional ini telah menempatkan lapisan ozon pada jalan menuju pemulihan, melindungi kesehatan manusia dan ekosistem.

Kerja sama tersebut menunjukkan bahwa ketika orang bekerja sama, mereka dapat menyelesaikan masalah dalam skala global.

Kami membutuhkan kesatuan tujuan ini lebih dari sebelumnya, karena kami berupaya untuk mengatasi hilangnya alam, perubahan iklim, dan polusi setelah pandemi COVID-19 dan diskusi tentang pengisian kembali dana multilateral.

Perjanjian ozon memiliki peran utama dalam pekerjaan ini. Khususnya, melalui Amandemen Kigali pada protokol Montreal. Seperti kita ketahui, Amandemen Kigali kini telah diratifikasi oleh 100 pihak dan, diterapkan sepenuhnya, akan mencegah 0,4 °C pemanasan global.

Saya mengucapkan selamat kepada semua yang terlibat dalam perjanjian ozon atas kesuksesan 35 tahun dan saya berharap lebih banyak lagi yang akan datang.

 

Latar Belakang:

Pada tahun 1985, pemerintah dunia mengadopsi Konvensi Wina untuk Perlindungan Lapisan Ozon. Di bawah Protokol Montreal Konvensi, pemerintah, ilmuwan dan industri bekerja sama untuk memotong 99 persen dari semua zat perusak ozon. Berkat Protokol Montreal, lapisan ozon mulai pulih dan diharapkan kembali ke nilai sebelum 1980 pada pertengahan abad. Untuk mendukung Protokol, Amandemen Kigali, yang mulai berlaku pada tahun 2019, akan bekerja untuk mengurangi hidrofluorokarbon (HFC), gas rumah kaca dengan potensi pemanasan iklim yang kuat dan merusak lingkungan.

Hari Ozon Sedunia menunjukkan bahwa keputusan dan tindakan kolektif, yang dipandu oleh sains, adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan krisis global utama.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *