Apa itu Reboisasi? Apa Saja Teknik dan Manfaatnya?
alam membuat bahagia menghilangkan stres
Apa itu Penghijauan? Apa Saja Teknik dan Manfaatnya?
Oktober 23, 2023
pertanian sawah
10 Negara Pertanian Penghasil Pangan Teratas di Dunia
Oktober 30, 2023

Apa itu Reboisasi? Apa Saja Teknik dan Manfaatnya?

laguna pinggir pantai berbukit

Reboisasi berarti penanaman kembali atau upaya untuk menumbuhkan kembali tumbuhan, pepohonan, dan tumbuhan lain pada lahan yang sebelumnya telah dibuka untuk memberi manfaat bagi manusia dalam aktivitasnya seperti bercocok tanam, kayu untuk furnitur, penebangan untuk kabin, dan keperluan lain yang memerlukan penggunaan kayu dan lahan.

Saat ini, Reboisasi juga terjadi ketika kota perlu diperluas karena urbanisasi atau pemukiman baru di pinggiran kota.

Apa saja Teknik Umum Reboisasi?

Ada banyak teknik dan cara yang dapat dilakukan untuk menghutankan kembali suatu lahan, baik dengan cara alami maupun dengan bantuan buatan seperti:

  • Penyemaian Alami : Dikenal juga dengan Penyemaian Langsung. Ini adalah cara paling umum untuk meregenerasi lahan dengan menggunakan bibit kecil yang dibiarkan tumbuh di lahan dari spesies pohon tertentu. Cara ini paling cocok dilakukan pada spesies pohon yang selalu hijau seperti pohon ek dan pinus yang kacang/bijinya dapat dengan mudah diperoleh. dikumpulkan dan disemai dengan tangan atau disebarkan oleh angin dan binatang.
  • Pengisap Akar : Ketika pohon berada dalam kondisi stres seperti kekurangan unsur hara dalam tanah atau kekurangan air karena rendahnya curah hujan/kekeringan, dan lain-lain, pohon tersebut menganggap dirinya berada dalam ancaman kematian dan oleh karena itu ia merespons dengan mencoba bereproduksi dari akarnya berupa tumbuh-tumbuhan kecil yang dapat berkembang menjadi pohon baru jika dibiarkan. Ini disebut pengisap akar dan cenderung tumbuh ketika tanaman terluka atau stres karena penyebab lingkungan atau buatan manusia. Pohon menghasilkan hormon yang mendorong penyembuhan dan regenerasi sel-sel baru di pohon yang menghasilkan tunas baru. Di kawasan yang sedang mengalami deforestasi, misalnya kayu untuk furnitur, mereka mungkin menebang pohon tersebut setelah pengisap akar ini tumbuh di atas tanah sehingga pohon baru dapat terus tumbuh setelahnya.
  • Penanaman Tunggul : Untuk mengurangi kerusakan akibat penebangan pohon, beberapa ahli kehutanan telah menetapkan kebijakan seperti menebang pohon setelah tunas akar terbentuk atau pohon telah menumbuhkan bibit baru. Teknik lain untuk tujuan yang sama adalah Penanaman tunggul (stump growing) yang mana pohon ditebang tepat di atas akar atau sedikit di atas batang pohon agar pohon dapat tumbuh sedikit lebih cepat dibandingkan jika pohon tersebut dicabut seluruhnya dan ditebang. Proses pertumbuhan kembali pohon sama dengan proses penghisapan akar: dihasilkan hormon yang bertanggung jawab untuk penyembuhan luka pada pohon yang mempercepat regenerasi agar pohon dapat tumbuh. Hal ini menghemat waktu karena tidak melibatkan penanaman benih, mencegah erosi tanah karena tutupan lahan masih terlindungi dan juga memungkinkan pertumbuhan lebih cepat.

Teknik Reboisasi yang Inovatif/Modern

Beberapa metode baru yang dikembangkan untuk melestarikan pohon di darat dalam menghadapi pemanasan global adalah:

  • Penebangan Pohon Tunggal : Ini lebih merupakan teknik yang digunakan ketika menebang pohon karena melibatkan penebangan pohon dari jenis/kelas yang sama, (seperti semua pohon muda atau semua pohon tua) untuk menyeimbangkan skala dengan menggunakan beberapa pohon untuk kebutuhan manusia dan membiarkan sisanya tidak tersentuh. Meski demikian, hal ini termasuk dalam teknik reboisasi karena merupakan upaya menjaga tutupan pohon di atas lahan.
  • Penebangan Berkelompok : Ini melibatkan penebangan pohon yang ditemukan bersama-sama dalam kelompok. Pohon-pohon tua yang menjadi sasaran utama adalah pohon-pohon tinggi dengan kanopi besar yang menghalangi sinar matahari mencapai pohon-pohon muda. Hal ini membantu pohon-pohon muda karena persaingan untuk mendapatkan ruang, nutrisi dan sinar matahari berkurang dan memungkinkan mereka tumbuh lebih cepat. Lahannya tidak dibuka, hanya sebagian saja.
  • Penebangan dan Penanaman Kembali : Seluruh pohon ditebang dan kemudian bibit baru dari pohon yang sama ditanam kembali di tempat yang sama untuk tumbuh kembali. Namun hal ini tidak efisien karena tutupan tanah hilang dan tanah lebih rentan terhadap erosi dalam jangka waktu yang lama.
  • Teknik Pohon Benih : Teknik ini menggunakan pohon dewasa yang akan menyediakan sumber benih secara konstan yang akan disebarkan oleh hewan dan angin di area tersebut dan menjadi penyebab tumbuhnya pohon baru. Hal ini dapat ditebang setelah lahan dihutankan kembali atau dibiarkan apa adanya.

Pentingnya Reboisasi

Beberapa hal telah disebutkan di bawah ini, meskipun manfaat reboisasi tidak terbatas:

  • Reboisasi terutama bertanggung jawab untuk menyimpan karbon dioksida – gas rumah kaca yang bertanggung jawab atas pemanasan global. Semakin banyak pohon berarti semakin banyak karbon yang tersimpan di dalamnya. Satu pohon mampu menyimpan hingga 25 kg karbon per tahun.
  • Tutupan pepohonan di atas lahan mencegah erosi tanah, pendangkalan danau, mencegah tanah longsor, penggurunan, dan mengurangi risiko banjir karena pepohonan dapat menyerap lebih banyak air melalui akarnya dibandingkan saat lahan dibuka.
  • Menjaga keanekaragaman hayati. Pepohonan dan hutan merupakan habitat satwa liar dan pemeliharaannya akan menjaga kelestarian flora dan fauna yang penting bagi ekosistem.
  • Pepohonan memurnikan dan menyegarkan udara serta menjaga kualitas udara yang sehat. Hutan memasok oksigen dan menyimpan karbon serta polutan sehingga menjadi lingkungan yang lebih sehat untuk ditinggali semua orang.

Masih banyak lagi manfaat reboisasi yang semuanya terkait dengan mitigasi perubahan iklim dan dapat membantu mengurangi dampak pemanasan global. Dengan bertambahnya jumlah penduduk, penanaman lebih banyak pohon dapat mengimbangi hilangnya lahan akibat urbanisasi. Selain itu, Pohon merupakan bentuk penyerapan karbon yang paling efektif karena dapat menyimpan karbon selama tidak ditebang lagi, Pohon juga membantu mengatur suhu bumi dengan mendinginkan atmosfer, meningkatkan retensi air, stabilitas tanah, dan kualitas air di bumi. daerah. Pohon adalah paru-paru planet kita dan dengan menebangnya kita akan menghancurkan diri kita sendiri dan planet ini. Namun, penggundulan hutan dan penggunaan metode reboisasi yang tidak berkelanjutan dapat menimbulkan lebih banyak masalah.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *